Mencegah Atap Bocor Dengan Struktur Kuda-Kuda Yang Benar

Kesalahan dalam membuat kuda-kuda atap rumah bisa menyebabkan kebocoran.

Maka dari itu, hal paling mendasar untuk mencegah atap rumah bocor ialah dengan membangun struktur kuda-kuda atap dengan benar.

Kuda-kuda atap diartikan sebagai kerangka batang yang berfungsi untuk menahan beban atap dan memberi bentuk pada atap.

Fungsi yang paling terlihat ialah:

Sebagai pondasi reng usuk.
Untuk memasang plafon.
Bentuk atap; landai, runcing, pelana kuda, dsb.

Sedangkan fungsi lainnya ialah untuk menahan beban. Selain beban reng usuk, plafon, dan genteng, juga menahan beban air hujan, angin, dan faktor luar lainnya.


1. Konstruksi Kuda-Kuda Yang Baik

Kuda-kuda harus dikonsep dengan benar. Tujuannya agar konstruksi tidak berubah.

Dalam beberap kasus, konstruksi kuda-kuda berubah karena tidak sanggup menahan beban atap itu sendiri.

Sehingga tanpa disadari terjadi pergeseran.

Akibatnya genteng tidak bisa tepat berada di tempatnya. Yang pada gilirannya menyebabkan atap rumah bocor.

2. Derajat Ketinggian Atap

Puncak atap yang terlalu landai sangat berbahaya. Terlebih jika kita menggunakan atap genteng.

Daya tekan atap landai cenderung lebih besar.

Oleh karena itu, jangan sampai terlalu landai. Selain mudah mengubah konstruksi, atap landai menyebabkan atap bocor saat hujan yang disertai angin kencang.


3. Palang Horizontal Yang Kuat

Palang horizontal berfungsi untuk mencegah pergeseran kuda-kuda. Dengan kata lain mengikat kedua ujung dari kuda-kuda tersebut.

Sehingga kuda-kuda tidak akan bergeser keluar meskipun menahan beban yang berat.


4. Memastikan Sambungan

konsep dan konstruksi kuda-kuda sangat penting.

Konstruksi kuda-kuda tidak boleh berubah ataupun bergeser. Oleh karena itu pastikan sambungannya mantap.

Misalnya sambungan antara palang horizontal dengan kaki kuda-kuda.


5. Kerapatan Kerangka Baja Ringan

Pada beberapa kasus, terutama pada perumahan, penggunaan kerangka baja ringan tidak sesuai dengan standar.

Yakni pada kerapatannya.

Semakin renggang jarak antara satu penyangga dengan penyangga lainnya, maka semakin sedikit daya tahan baja tersebut.

Maka jika Anda menggunakan kerangka atap baja ringan, pastikan sesuai dengan standar.

Begitu pula dengan tekhnik pemasangannya.

Walaupun jarang terjadi, saya pernah melihat bagaimana kerangka atap dengan mudah roboh karena tiupan angin kencang.

Itulah beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita saat membangun kuda-kuda atap. Dengan konstruksi kuda-kuda yang kuat, maka kita sudah sudah mencegah atap rumah bocor.

Cara Mencegah Atap Bocor 
Cara Mengatasi Genteng Bocor Di Musim Hujan
Sponsor
Previous
Next Post »