Cara Membeli Rumah Di Perumahan Yang Menguntungkan

Membeli rumah bisa jadi merupakan transaksi finansial terbesar dalam hidup seseorang.

Bayangkan saja:

Ia harus menabung agar bisa membeli rumah. Setelah itu ia harus mengetahui syarat-syarat pengajuan KPR.

Ada pula yang harus bekerja keras demi membeli rumah tanpa harus riba.

Belum lagi mencari berbagai tips lainnya. Seperti membeli rumah tanpa DP.

Tidak mengherankan apabila transaksi tersebut merupakan transaksi yang besar.

Namun demikian...

Perlu diperhatikan strategi membeli rumah di perumahan agar menguntungkan. Dalam arti untuk secara finansial maupun moral.

Untuk secara finansial meliputi:

  • Mendapatkan harga yang murah,
  • mendapatkan rumah dengan kualitas yang bagus,
  • mendapatkan diskon dan hadiah,
  • nilai rumah yang semakin tinggi dari waktu ke waktu,
  • nilai investasi yang besar,


Dan yang lebih penting:

  • Nyaman sebagai tempat tinggal,
  • aman dari berbagai kejahatan,
  • mendukung tumbuh kembang anak.


Untuk mendapatkan itu semua, kita harus mempunyai strategi membeli rumah agar mendapatkan banyak keuntungan.


Pilih Lokasi Yang Strategis

tips trik dan kiat-kiat membeli rumah di perumahan agar menguntungkan.

Dalam membeli rumah, ada dua pertimbangan. Apakah membeli rumah untuk kenyamanan istirahat, ataukah rumah sekaligus untuk tempat usaha?

Meskipun perumahan tidak diperuntukan usaha, banyak orang yang menjadikan rumah sekaligus sebagai tempat usaha.

Kalau Anda menginginkan rumah sebagai tempat usaha juga, carilah perumahan yang lingkungan sekitarnya mendukung untuk usaha Anda.

Sedangkan bila ingin menjadikan rumah benar-benar sebagai tempat istirahat, carilah perumahan yang cukup tenang. Tidak terlalu dekat dengan keramaian.


Survey Banyak Perumahan

Saya biasanya melakukan survei lebih dari 5 perumahan dalam satu daerah. Dengan melakukan survey, semakin banyak perbandingan.

Tiap-tiap perumahan biasanya mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Misalnya saja harganya murah tetapi dekat dengan aliran sungai. Sehingga kemungkinan terjadi banjir lebih besar dibandingkan tempat lainnya.


Jangan Langsung Jatuh Cinta

Inilah yang seringkali terjadi. Ketika kita melihat perumahan, langsung jatuh hati. Padahal itu baru 1 atau 2 perumahan saja.


Belum membandingkan dengan perumahan lainnya.

Gunakanlah gaya dan cara investor properti. Mereka selalu mencari tahu secara detil apa saja kerugian dan keuntungan sebuah properti. Tidak langsung terhadap properti yang ditawarkan oleh developer.

Sebaiknya Anda membaca artikel Tips Membeli Rumah BTN Agar Tidak Kecewa. Pelajari apa saja yang biasanya jadi keluhan konsumen properti.

Penting Memperhatikan Kualitas Bangunan Rumah

Sudah menjadi rahasia umum, kualitas rumah di perumahan tidak begitu baik. Terlebih perumahan KPR bersubsidi.

Oleh karena itu, sangat penting memperhatikan kualitas bangunan.

Ada 2 tahap dalam menilai apakah bangunan tersebut berkualitas baik atau tidak. Pertama melihat bangunan rumah ketika masih dalam proses pembangunan. Tembok belum diplester.

Anda dapat melihat bahan baku, rasio campuran antara semen dan pasir, keahlian tukang bangunan, dan lain sebagainya.

Yang kedua ialah melihat bangunan rumah yang sudah jadi.

Saya pernah membatalkan pembelian rumah karena ada 3 unit rumah di perumahan tersebut yang retak, bahkan terbelah.


Kelengkapan Sarana dan Prasarana

Termasuk di dalamnya adalah selokan. Apakah selokan dibangun dengan layak?

Karena banyak perumahan yang mengalami banjir karena selokan dibangun sekedarnya saja.

Kalau tidak banjir setidaknya air hujan bisa masuk ke rumah.

Begitu pula dengan kondisi jalan. Pilihlah perumahan yang jalannya layak.


Apakah Perumahan Memenuhi 40% Fasilitas Umum?

Developer diwajibkan membangun fasilitas umum. Seperti tempat ibadah.

Seringkali developer tidak membangun tempat ibadah. Alasannya “nanti kalau penduduknya sudah mencapai sekian.”

Ujung-ujungnya meraka sama sekali tidak memenuhi kewajiban tersebut. Padahal itu adalah hak konsumen perumahan.


Lingkungan Yang Mendukung Pendidikan Anak-Anak

Rumah merupakan tempat pertama pendidikan anak-anak. Meskipun ketika membeli rumah belum mempunyai anak, alangkah baiknya memikirkannya.

Lingkungan yang ramah anak-anak merupakan faktor penting dalam membeli rumah di perumahan.

Adanya taman bermain, tanah lapang, maupun sarana olah raga merupakan tempat yang baik untuk anak-anak.

Dengan adanya sarana tersebut, anak-anak bisa bersosialisasi dengan teman-teman sebayanya. Ingatlah, membeli rumah adalah membeli lingkungan.


Pilih Pembelian Rumah Dengan Cash, KPR, atau Bertahap?

Kita bisa memilih cara pembayaran dalam membeli rumah di perumahan. Biasanya ada tiga metode:

Yang paling umum ialah dengan kredit perumahan. Bisa subsidi atau non-subsidi.

Metode ini mengharuskan kita menyediakan uang muka sebesar 10% hingga 30%. Dan tentunya Anda berkewajiban mengangsur selama jangka waktu yang ditentukan.

Ada baiknya Anda membaca cara membeli rumah dengan gaji kecil.

Ada pula cara membeli rumah dengan sistem cash bertahap. Kita diberi kesempatan untuk melunasi pembayaran rumah dengan beberapa kali pembayaran.

Misalnya harus lunas dalam setahun.

Anda bisa membayar secara rutin setiap bulan, atau membayar beberapa kali saja. Yang penting dalam jangka waktu tersebut bisa lunas.

Dan jika Anda punya uang lebih dari cukup, gunakan sistem cash keras. Tunai dan langsung lunas.

Siapkan Semua Surat Administrasi Untuk KPR

Jika Anda memutuskan membeli rumah dengan sistem kredit, siapkanlah segala surat-suratnya.

Secara umum inilah syarat-syarat KPR

  • Foto copy KTP
  • Foto copy Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan Kerja (Minimal sudah bekerja selama 1 tahun)
  • Slip gaji (atau surat keterangan gaji)
  • Bukti mengikuti BPJS minimal 1 tahun (untuk KPR bersubsidi)
  • Foto copy tabungan 3 bulan terakhir
  • Siapkan juga materai



Siapkan Biaya Di Luar Harga Transaksi

Membeli rumah berbeda dengan membeli barang-barang lainnya. Ada biaya yang timbul akibat transaksi tersebut.

Misalnya biaya untuk BPHTB, pajak jual beli, dan biaya notaris.


Bersikap Tenang Ketika Wawancara

Tahap yang cukup menentukan agar aplikasi KPR diterima ialah ketika wawancara.

Bersikaplah tenang ketika wawancara. Jangan terlalu tegang.

Anda bisa bersikap tenang apabila mengatakan apa adanya. Hindari jawaban yang dibuat-buat.

Itulah beberapa tips dan cara membeli rumah di perumahan yagn menguntungkan. Dari sekian poin, yang terpenting ialah tentang lokasi yang strategis dan kualitas bangunan.

Semoga artikel singkat ini bisa membantu Anda membeli rumah, khususnya di perumahan.
Sponsor
Previous
Next Post »