Cara Mengecat Tembok Lama Yang Mengelupas

bagaimana mengecat yang baik


Kemarin baru saja kita bahas tipe-tipe cat untuk finishing rumah. Cat memang memegang peranan penting.

Bukan saja memperindah tampilan rumah. Lebih dari itu cat bisa melindungi rumah dari perubahan cuaca.

Akan tetapi:

Cat yang melindungipun tak lepas dari kerusakan. Entah rusak ringan, sedang, maupun berat, tembok perlu dicat ulang.

Kerusakan bisa disebabkan oleh banyak sebab. Bisa jadi karena lembab, berjamur, ataupun mengelupas.

Untuk itu kami sajikan tips, cara, atau teknik mengecat ulang tembok lama yang mengelupas. Jangan lupa pula untuk membaca urutan mengecat yang benar untuk hasil memuaskan.

Kita mulai dengan cara mengecat tembok lama yang mengalami kerusakan berat.


1. Lakukan Pengupasan Cat Lama

Cat yang sudah terkelupas sebaiknya dikupas hingga bersih. Jika tidak dilakukan pengelupasan, maka cat baru yang menimpa cat lama tidak akan tahan lama.

Meskipun memakai cat baru, cat tersebut akan juga terkelupas.

Oleh karenanya:

Lakukan pengelupasan dengan baik. Gunakan skrape. Proses ini memang memakan waktu yang lumayan lama...

...tentunya Anda harus sabar.

Jangan terburu-buru. Karena apabila terburu-buru, hasilnya akan mengecewakan.


2. Ampelas Sisa Cat Lama

Setelah cat lama dikupas, perlu dibersihkan lagi dengan menggunakan ampelas. Sehingga nantinya cat lama tidak mengganggu pengaplikasian cat yang baru.

Gunakan jenis amplas yang sesuai dengan ketebalan cat lama.

Jangan terlalu tebal sehingga bisa merusak tembok. Jangan pula terlalu tipis sehingga perlu waktu lama untuk membersihkannya.


3. Bersihkan Tembok Dengan Air

Alangkah baiknya bila dinding atau tembok dibersihkan dengan air. Hal ini akan membuat cat lama larut.

Sehingga akan sangat mudah dibersihkan.

Setelah itu tunggu beberapa hari sampai tembok benar-benar kering. Dan pengecatan sebaiknya dilakukan di musim kering.

Kelembaban tembok mempengaruhi kualitas pengecatan.


4. Gunakan Paint Remover Untuk Mengelupas Cat Lama

Proses pengelupasan cat lama dapat lebih mudah jika kita gunakan paint remover. Paint remover merupakan zat kimia yang khusus digunakan untuk merontokan cat lama.

Cara menggunakannyapun sangat mudah:

☑ Gunakan sarung tangan karet untuk keamanan.

☑ Kuaskan cairan paint remover pada cat lama. Lakukan secara bertahap. Misalnya pada setengah meter permukaan tembok.

☑ Tunggu 2 hingga 3 menit supaya terjadi reaksi antara paint remover dan cat lama. Cat lama akan mengembung.

☑ Gunakan skrape untuk membersihkan cat lama yang mengembung tadi.

☑ Setelah dibersihkan dengan skrape, siram dinding dengan air. Gunanya untuk menghilangkan zat kimia tersebut dari dinding.

☑ Bersihkan dinding dengan ampelas.


5. Perbaiki Kerusakan Tembok

Sebelum melakukan pengecatan ulang, sebaiknya kita memperbaiki terlebih dahulu kerusakan dinding.

Misalnya menambal retak rambut, meratakan permukaan, memberi dempul.

Sehingga permukaan tembok benar-benar rata dan siap untuk dicat ulang.


6. Lindungi Perabotan

Sebelum kita mengecat, lindungi dahulu perabotan yang mungkin tidak bisa dipindahkan.

Tutup perabotan dengan koran atau pelindung lainnya.


7. Aplikasikan Cat Dasar

Tembok atau dinding siap dicat ulang apabila sudah benar-benar kering. Aplikasikan cat dasar.

Tunggulah sampai cat benar-benar kering sebelum mengecat dengan cat berikutnya.


8. Pengecatan Ulang

Lakukan pengecatan dengan cermat. Pertama-tama kita bisa mengecat bagian-bagian yang sulit terlebih dahulu.

Misalnya bagian di dekat lis. Gunakan kuas.

Mengecat yang baik dimulai dari atas. Lalu ke bagian bawah. Gunakan roll yang bagus.

Untuk cat eksterior, sebaiknya kita menggunakan cat khusus eksterior karena daya tahannya terhadap perubahan cuaca.


9. Bersihkan Noda Cat

Saat mengecat biasanya ada saja noda yang jatuh ke lantai. Untuk itu siapkan lap pel basah.

Bersihkan noda cat selagi masih basah. Apabila kita membersihkannya saat cat kering, akan lebih sulit.

Demikianlah beberapa cara mengecat tembok lama. Semoga bisa membantu Anda dalam mengecat ulang tembok sehingga rumah akan kembali terlihat indah.


10. Tips Agar Cat Dinding Tidak Mudah Mengelupas

Ada sebagian orang mengeluhkan cat dinding mengelupas dengan cepat. Padahal ia baru saja mengecatnya 3 bulan yang lalu.

Banyak faktor yang membuat cat dinding mengelupas.

  • Melakukan pengecatan saat tembok masih basah. Sehingga kelembabannya masih tinggi.
  • Kualitas cat yang dipakai memang kurang baik.
  • Kualitas tembok yang tidak baik. Biasanya disebabkan oleh campuran pasir dan semen yang tidak sesuai kualitas. Sehingga saat hujan, air mudah meresap ke seluruh pori-pori tembok.
  • Kualitas plamir yang jelek.
  • Dinding masih kotor dan berdebu saat dicat. Sehingga daya rekatnya kurang.
  • Malas mengupas cat lama. Inilah faktor yang paling banyak menyebabkan terjadinya pengelupasan cat.


Adapun langkah-langkah untuk mencegah cat tembok mengelupas adalah sebagai berikut:


Pastikan dinding selalu kering.

Gunakan cat anti-bocor pada dinding luar. Sehingga ketika hujan bisa menahan rembesan air hujan.

Menggunakan cat sejenis multiroof atau aquaproof untuk eksterior terbukti membuat awet cat dinding bagian dalam.


Perbaiki talang dan semua kebocoran.

Jangan sampai ada air yang merembes tembok bagian dalam. Rembesan air membuat cat cepat rusak.

Selain itu dinding akan bernoda. Kelembaban yang diakibatkan dari rembesan menyebabkan dinding berjamur.

Kikis semua cat lama sebelum mengecat ulang.

Pengikisan atau pengelupasan merupakan langkah penting sebelum mengecat ulang. Kita sudah mendiskusikan cara-cara mengecat ulang tembok lama pada bagian pertama. Termasuk cara mengelupas cat yang lama.



Gunakan Cat Dasar Alkali

Untuk daerah yang banyak mengandung garam, gunakan cat dasar alkali. Cat dasar ini lebih tahan terhadap pertumbuhan bakteri dan jamur.


Gunakan Cat Berkualitas

Kualitas cat sangat berpengaruh. Ada cat yang hanya bertahan dalam hitungan bulan.

Namun ada juga cat yang meskipun sudah 3 tahun, terlihat masih sangat segar. Seolah-olah baru saja dicat kemarin.

Oleh karena itu, jangan sungkan untuk memilih cat yang berkualitas baik. Memang mahal, akan tetapi lebih awet.

Dengan mengaplikasikan cat yang berkualitas, kita tidak akan mengecat tembok berulang-ulang.

Itulah beberapa cara bagaimana mengecat tembok lama dan tips agar cat tembok tidak mudah mengelupas.
Sponsor
Previous
Next Post »