Cara Menyembuhkan Bipolar Disorder Hingga Tuntas


Bipolar disorder tidak dapat disembuhkan. Tidak ada cara menyembuhkan bipolar disorder.

Begitu katanya...

Ada juga yang mengatakan bipolar disorder bukan penyakit

Faktanya: Bipolar disorder bisa sembuh... 100%. Penyembuhan atau pengobatan bipolar disorder bukanlah sesuatu yang tidak mungkin.

Meskipun dunia medis dan psikiater mengatakan bahwa:

...bipolar disorder tidak dapat disembuhkan...

...kenyataannya saudara saya yang mengidap gangguan bipolar disorder dapat kembali sembuh.

Semua gejala dan ciri sindrom tersebut hilang. Ia dapat kembali menatap kehidupannya yang runtuh akibat gangguan tersebut.

Lalu bagaimana penderita bipolar sindrom bisa sembuh?

Saya ingin menceritakannya secara detil karena beberapa alasan.

  • Bipolar disorder merupakan penyakit yang jarang diketahui masyarakat umum...
  • Banyak informasi menyesatkan mengenai pengobatan bipolar...
  • Ada kepercayaan bahwa penyakit bipolar tidak dapat disembuhkan...
  • Kesalahan penanganan oleh keluarga yang mengakibatkan penderita sindrom bipolar semakin menderita...

    Dan...

    Ini merupakan kisah nyata salah satu adik saya sendiri.

    Karena itu...

    Saya ingin berbagi cerita ini agar penderita lain dapat pula sembuh, memulihkan kehidupannya, dan menggapai kebahagiaan.

     

    Gejala Bipolar Sejak SMP


    Gejala penyakit ini sudah dirasakannya semenjak duduk di bangku SMP. 

    Ia tidak dapat mengendalikan daya imajinasinya. Berbagai khayalan tiada henti memenuhi kepalanya.

    Berkhayal  memang merupakan ciri bipolar yang paling umum.

    Selain berkhayal...

    Ia juga mengalami gejala lainnya, yakni pikiran yang saling berkejaran. Arus ide begitu deras dalam otaknya. 

    Demi mengimbangi hal tersebut ia banyak membaca buku. Bisa dikatakan buku "berat".

    Misalnya buku filsafat dan teologi. Kebanyakan buku-bukunya merupakan konsumsi mahasiswa. Tidak jarang daya pikirnya melampaui usia dan pengalamannya. 

    Bahkan...

    ... ia menemukan hukum-hukum fisika, seperti Newton tanpa sedikitpun mempelajarinya sebelumnya.

    Dan seperti penderita bipolar disorde pada umumnya, iapun menyukai seni.

    Menikmati dan menulis puisi merupakan awal dari kecintaannya terhadap seni.

    Selanjutnya ia mulai menggemari berbagai bentuk seni lainnya: instalasi, seni suara, seni lukis, serta bentuk seni yang lebih abstrak dari itu.

    Agar lebih jelas, berikut ini ciri-ciri bipolar disorder yang dialaminya.

    Daya imajinasi tinggi.

    Ide yang berkejaran.

    Grandiositas alias percaya diri berlebihan.

    Senang dunia ide.

    Berfikir filosofis.

    Banyak berkata, kadang berkata dengan cepat.

    Energi berlebihan.

    Ambisius.

    Berkurangnya kebutuhan tidur.

    Boros; Menghabiskan uang untuk hal kurang penting

    Libido yang tinggi.

    Sangat bersemangat.

    Merasa lebih dibandingkan orang lain.

    Sering mendengar suara yang tidak didengar orang lain.

    Merasa kenal orang lain dengan sangat baik.

    Merasa dapat membaca karakter orang.

    Merasa kehadirannya sangat penting.

    Memiliki rencana tidak masuk akal bagi orang sekitarnya, namun percaya diri bahwa rencana tersebut berhasil.

    Mudah marah.

    Mudah tersinggung.

    Tidak tahan terhadap godaan tertentu.

    Makan berlebihan.

    Gembira berlebihan.

    Suka terhadap seni.

    Saya sangat optimis dalam melakukan segala sesuatu. - EY, Penderita Bipolar Disorder.

    Semua ciri di atas merupakan ciri bipolar disorder pada episode manik atau maniak.

    Ciri-ciri episode maniak dicirikan dengan semangat yang meletup-letup. 

    Seandainya ada tiga ciri gejala episode maniak selama minimal 2 minggu, maka Anda bisa dicuragai mengidap bipolar disorder.

    Dapat dikatakan, episode manik membuat mood pengidap penyakit bipolar "naik" ke atas.

    Akan tetapi,

    Setelah mengalami masa maniak, ia akan mengalami episode pendinginan yang disebut dengan gejala hypomania.

     

    Gejala Hypomania

    Gejala hipomania sama dengan gejala mania. Akan tetapi dalam tingkat yang lebih rendah. 

    Penderita merasa tidak ada perbedaan antara dirinya dengan orang lain. Karena energi, semangat, kreativitas, dan kegembiraan yang dialaminya berada di batas normal. 

    Ia berada di dunia yang real. 


    Yaitu episode depresi.

     

    Depresi Bipolar 

    Ia sangat menderita ketika berada dalam fase ini. 

    Dunia adalah kemuraman, penderitaan, dan penyiksaan baginya. 

    Setiap hari saya ingin sekali mati. Benar-benar ingin mati. Ada perasaan nelangsa yang amat sangat. - EY, Penderita Bipolar.
    Ia mengalami ayunan mood yang sangat ekstrim.

    Hampir semua tanda dan gejala episode depresi merupakan kebalikan dari episode mania. Baik dari segi pikiran, perasaan, maupun tindakan.

    Perhatikan tanda-tanda depresi bipolar berikut ini.

    Suasana hati yang muram, murung, sedih, nelangsa.

    Sedih tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

    Merasa merindukan sesuatu.

    Kehilangan fokus dan konsentrasi.

    Kehilangan nafsu makan.

    Mual-mual.

    Pusing.

    Tidak bergairah melakukan apapun.

    Sulit tidur dan sulit bangun tidur di pagi hari.

    Sakit pada tungkai kaki.

    Minder.

    Menarik diri dari pergaulan.

    Ingin tidur-tiduran sepanjang hari.

    Benci terhadap diri sendiri.

    Merasa sangat bersalah dan berdosa.

    Ingin menangis.


    Itulah beberapa gejala dari episode depresi bipolar.

    Episode ini sangat menyiksa psikis penderita. Sehingga sebagian penderita sampai melakukan tindakan yang merusak dirinya sendiri.

    Bahkan sampai melakukan bunuh diri.

    Meskipun tampak sangat gawat, jangan putus asa. Ada cara menyembuhkan bipolar disorder. Sebagaimana akan dibahas sebentar lagi.

     

    Episode Campuran

    Selain mengalami masa-masa mania, hipomania, dan depresi, ia juga mengalami episode campuran.

    Pada episode ini ia mengalami gejala mania dan depresi pada saat yang hampir bersamaan.

    Pada fase inilah biasanya ia memikirkan tentang kematian.

    Para pengidap bipolar biasanya juga memikirkan dan melakukan tindakan bunuh diri pada episode ini.

    Pikirannya tidak menentu. Yang mendominasi adalah:

    • mudah tersulut (agitatif)
    • mudah tersinggung (irritability)
    • merasakan gundah gulana, gelisah yang terus menerus
    • gangguan memori jangka pendek (sering lupa)
    • kehilangan fokus

    Karena mengalami ayunan mood (mood swing) yang sangat cepat, ia merasakan depresi yang amat sangat.

    Ia semangat kemudian kehilangan minat. Percaya diri lalu tiba-tiba pesimis. Sedih. Putus asa.

    Menurutnya...
    Pada kondisi itu biasanya ingin bunuh diri. Tetapi aku langsung menelepon atau mencari seseorang untuk diajak bicara agar pikiran akan kematian itu bisa dicegah. EY, Penderita Bipolar. 

     

    Cara Menyembuhkan Bipolar Disorder

    Sejauh ini belum ada cara menyembuhkan bipolar disorder yang efektif. Setidaknya demikian dalam dunia medis maupun psikologi.

    Terapi Penyinaran merupakan salah satu cara pengobatan bipolar disorder.


    Ada juga terapi-terapi lainnya. Akan tetapi semua bentuk terapi tersebut tidak berimpak dalam penyembuhan bipolar sindrom.

    Terapi gangguan bipolar yang dikenal selama ini hanya sebatas mengurangi frekuensi gejala.

    Lalu terapi apa yang dilakukan adik saya sehingga ia bisa sembuh?

    Jawabannya adalah .... terapi ruqyah.



    Mengobati Bipolar Tanpa Obat

    Ia melakukan ruqyah selama lebih dari 1 bulan. Terapi ini dilakukannya setiap hari.

    Ia benar-benar mengandalkan terapi ini tanpa disertai dengan obat apapun.

    Setiap malam saya berkunjung ke klinik ruqyah dan melakukan terapi itu. Hari ke tiga sudah bisa merasakan perbedaan yang sangat luar biasa. Saya merasakan ketenangan dan ketentraman. EY, Penderita Bipolar.

    Sebelumnya ia tidak pernah berpikir bahwa gangguan bipolar yang dideritanya bisa sembuh.

    Terlebih berbagai informasi yang didapatkannya memang menyebutkan demikian.

    Namun....

    Setelah beberapa kali ruqyah ia menyadari terapi tersebut merupakan cara menyembuhkan bipolar disorder yang paling efektif.

    Setiap sehabis ruqyah, ia semakin bugar.
    Hati saya tenang dan kuat.
    Begitu katanya.

     

    Sabar Adalah Kunci Penyembuhan Bipolar

    Penyakit yang dideritanya bertahun-tahun lamanya itu memang bisa sembuh.

    Hanya saja...

    ... butuh kesabaran, ujarnya. Waktu 1 bulan ataupun 6 bulan bukanlah waktu yang lama untuk menyembuhkan gangguan bipolar yang menahun.

    Banyak orang tidak sabar dalam proses penyembuhan.

    Memang ada pikiran untuk menghentikan terapi itu. Kenapa tidak sembuh-sembuh? Tetapi saya meneruskan terapi hingga benar-benar sembuh dari gangguan bipolar.
     Buah dari kesabaran itu adalah kesembuhan.


    Tata Laksana Perawatan Dengan Terapi Ruqyah

    Terapi gangguan mental ini ternyata sangat mudah dalam perawatannya.

    Berikut ini tata cara terapi sebagaimana yang dilakukan adik saya.


    Terapi Setiap Hari

    Ia melakukan terapi dengan ahli ruqyah setiap hari. Terapi ini lakukan kurang lebih 15 atau 20 menit. Ia hanya mendengarkan lantunan ayat suci dan doa dari peruqyah.

    Terapi ini benar-benar murni dengan mendengarkan ayat suci.

    Justru...

    ...meditasi, yoga, latihan pernapasan, penggunaan "energi" murni, tenaga dalam, dan hal sejenisnya yang disarankan oleh para psikater harus dijauhi.

    Karena,

    Menurut peruqyah...orang-orang yang melakukan hal tersebut seringkali mengalami gangguan mood.

    Hal tersebut sejalan dengan pengalaman adik saya.

    Ia pernah belajar meditasi, energi murni, dan sejenisnya. Ternyata memang benar, terdapat dampak negatif pada kondisi mood dan pikirannya.

    Misalnya saja rasa sedih yang mendera. Di lain waktu emosinya tersulut sangat cepat.


    Membaca Al Baqarah

    Selain melakukan ruqyah dengan peruqyah, di rumah ia membaca surat Al Baqarah sebagaimana disarankan oleh sang terapis.

    Hal itu untuk mempercepat proses penyembuhan.

    Sedapat mungkin pembacaan surat tersebut harus selesai dalam satu hari. Pada awalnya terasa sangat berat.

    Namun dalam beberapa hari kemudian menjadi lebih ringan.

    Hanya itulah yang dilakukannya sebagai cara menyembuhkan bipolar disorder. 



    Pengalaman Selama Masa Penyembuhan

    Banyak hal menarik yang dialami selama terapi penyembuhan bipolar tersebut.

    Misalnya mengenai ...


    No. #1. Mood Negatif atau Perasaan Sedih

    Ia masih mengalami mood swing (ayunan mood). Namun katanya...
    Ada jarak antara aku dengan perasaan sedih. Aku merasakan bahwa perasaan sedih tersebut bukanlah berasal dari diriku. EY, Penderita Bipolar Disorder
    Mood negatif yang mengakibatkan episode depresi seolah-olah berada di depannya. Ia melihatnya.

    Sedangkan dirinya yang "murni" merasakan ketentraman jauh di kedalaman jiwanya.

    Dan...

    Ia seperti kembali ke masa lalunya dimana depresi begitu kuat menguasai dirinya.

    Ia merasakan kembali perasaan-perasaan itu seperti: rindu, sedih, ingin bunuh diri, nelangsa, kesepian, dan mood negatif lainnya.

    Namun...

    ... semua perasaan itu tidak terletak di hati maupun pikirannya...

    Katanya ia merasa ada hati dan pikiran lain dalam dirinya; sesuatu yang menguasai dan menjadikannya sebagai seorang bipolar disorder.

    Begitulah. Selama proses penyembuhan ia dapat menyadari perasaan dirinya dan perasaan lain yang ada pada dirinya.

    Sehingga...

    Ketika  episode depresi itu mendatanginya, ia menyadari bahwa itu bukanlah dirinya.

    Hatinya tetap tenang.


    No.2 #: "Itu Bukan Pikiranku."

    Penuh ide, banyak gagasan, dan pikiran yang berkejaran merupakan tanda gangguan bipolar.

    Sampai-sampai penderita kesulitan untuk istirahat.

    Tubuhnya letih, tetapi kepala tidak bisa berhenti berpikir. Oleh karena itu mereka mengalami gangguan tidur.

    Yang menarik adalah...

    ...selama dalam perawatan dan terapi ruqyah ia tetap merasakan gelombang ide yang demikian deras.

    Hanya saja kejadiannya sama dengan perasaan negatif.

    Ada dua pusat pikiran. Ide-ide yang mengalir deras itu bukan dari diriku. Selama terapi... ide-ide tersebut menjadi semacam bisikan. EY, Penderita Bipolar.
    Pikiran-pikiran tersebut akhirnya bisa dilokalisir. Ia dapat membedakan mana pikiran yang berasal dari dirinya dan mana pikiran yang disebut sebagai gejala bipolar.


    No. #3:  Hilangnya Gangguan Fisik

    Proses penyembuhan itu tidak hanya sebatas pikiran dan perasaan yang semakin sehat.

    Di samping dua hal itu ia merasa semakin sehat secara fisik.

    Gangguan seperti: mual, pusing, letih, mudah lelah, atau gangguan pola makan.... Semua itu menghilang semuanya.

    Pikirannya sehat. Perasaannya tentram. Dan... fisiknya kembali bugar.

    Mula-mula rasa mual yang biasanya dirasakannya lenyap.

    Setelah itu rasa sesak di dadanya sembuh. Kemudian pegal-pegal dan letih di betispun sembuh.  Begitu pula dengan sakit kepalanya. Sakit itu berangsur-angsur menghilang...



    Jadi...

    Tiga inti dari penyakit bipolar - yakni pikiran, perasaan, dan gangguan fisik - semakin terlihat jelas selama ruqyah.

    Semua hal negatif di tiga aras tersebut bukanlah dari diriku. Pikiran, perasaan, dan sakit fisik itu bukan diriku. Seperti sesuatu yang lain. Hanya saja selama ini melekat ke jiwaku dan menyebabkan diriku mengalami gangguan bipolar.

    Maka iapun menyadari, bipolar dapat diatasi.



    Merasakan kesehatannya membaik dari hari ke hari, keinginannya untuk sembuh semakin besar.

    Ia yakin penyakit itu bisa disembuhkan.

    Ada banyak alasan mengapa ia harus sehat lahiriah maupun batiniah. Ia ingin...


    • menata kembali kehidupannya
    • hidup dengan hati yang tentram
    • menggapai cita-citanya yang dianggapnya telah runtuh
    • memberikan kebahagiaan bagi orang-orang yang dicintainya 
     

      Akhirnya proses penyembuhan itu semakin mudah. Ia merasa semakin baik dari hari ke hari.


      Dukungan Untuk Kesembuhan Bipolar

      Selama proses terapi penyembuhan, adik saya terlihat sangat mandiri.

      Kendatipun demikian...

      ... penderita bipolar memerlukan dukungan besar, terutama dari orang-orang terdekat. Yakni keluarga.

      Meskipun seandainya sikap penderita bipolar sangat tidak kooperatif, justru mereka sangat membutuhkan cinta kasih keluarga.

      Dukungan itu dibutuhkan terutama pada awal-awal pengobatan.

      Orang yang hidup dengan penyandang gangguan mood bipolar harus dapat beradaptasi. Sebab penderita sulit beradaptasi dengan lingkungan....


      Dengan terapi penyembuhan metode ruqyah ini, dalam tiga hari adik saya langsung bisa merasakan perubahan besar.

      Dan akhirnya bisa saya katakan... terapi ruqyah merupakan pilihan terbaik sebagai cara menyembuhkan bipolar disorder. 

      Update!

      Karena banyaknya yang menanyakan tempat ataupun peruqyah untuk bipolar, Anda bisa langsung kontak :


      Jabotabek
      Ust. Wahyudin Abu Syifa - 0813 1874 7007

      Alamat:
      Klinik Abu Syifa
      KP.Jagawana RT/RW 04/O5 NO 52
      DS:SUKARUKUN KEC:SUKATANI.
      Kab. Bekasi - Jawa Barat


      Khusus akhir pekan (Sabtu-Ahad) beliau praktek di :
      PONDOK SEHAT ALAMI AL-ISLAMIYYAH
      Jl.Al Huda RT 05/03, Cikarang jati,Suka jaya Cibitung-Bekasi.

      Mohon untuk selalu konfirmasi minimal sehari sebelumnya!

      Berapa lama terapinya?
      Tergantung kondisi dari pasien. Biasanya memerlukan waktu 2 minggu.


      Apakah pasien mengalami reaksi seperti terapi gangguan jin?
      Tidak. Pasien tidak selalu mengalami reaksi seperti halnya terapi gangguan jin.

      Note: Apabila ustadz tidak merespon telpon, kemungkinan sedang memberikan terapi.
      Sponsor
      Previous
      Next Post »