Hidup Dengan Pengidap Bipolar Disorder

Tidak semua orang dapat hidup dengan pengidap bipolar.

Itu-lah mengapa 70% penderita gangguan bipolar gagal dalam perkawinan. Penderita bipolar sangat sulit - bahkan tidak bisa - beradaptasi dengan lingkungannya.

Perlu diketahui, mood seorang bipolar berbeda dengan orang-orang secara umum. Mood mereka naik turun sehingga mereka menderita kelelahan secara emosional. 

Untuk itu perlu mengambil langkah-langkah agar Anda yang hidup dengan penderita bipolar dapat merajut kehidupan dengan penuh kebahagiaan.


Menjadi Giver 

Hidup dengan penderita bipolar disorder
 Hal terbaik adalah dengan memberi perhatian tulus.

Beberapa cerita dari penderita bipolar yang akhirnya dapat mengendalikan mood mereka, tidak lepas dari kontribusi orang sekitarnya.

Nuri, seorang wanita yang bersuamikan penderita bipolar menceritakan bahwa rumah tangganya luar biasa bergejolak. Terlebih 3 tahun pertama.

Seperti banyak kasus, mereka hampir-hampir bercerai.

Beruntung, ia masih menabahkan hati. Ia berharap badai rumah tangga tersebut dapat teratasi di kemudian hari. Perselisihan, pertengkaran, dan konflik rumah tangga sebenarnya hanya dipicu oleh hal-hal sepele...

Di lain pihak, si suami yang menderita bipolar merasa tidak dapat bertukar pikiran dengan istrinya. Sebenarnya kondisi tersebut lazim dirasakan oleh penderita bipolar. Mereka merasa kesepian. Merasa bahwa tidak ada satu orang-pun yang memahami dirinya.

Mengetahui Bahwa Suami Menderita Bipolar Disorder

Tanpa sengaja, ia membaca mengenai penyakit yang jarang didengarnya: bipolar disorder. Ia seolah-olah dapat melihat apa sebenarnya yang terjadi dengan dirinya dan suaminya.

Setiap ciri-ciri bipolar yang dibacanya persis sama dengan yang ada pada si suami.

Mengetahui itu, Nuri memahami bahwa tidak ada yang dapat dilakukannya. Kecuali berdoa memohon kekuatan dalam menjalani kehidupan bersama suaminya.

Penerimaan Yang Meneduhkan

Sikap istrinya yang menerima dirinya meskipun menderita bipolar, membuat hati  sang suami terharu. Menurut pengakuannya, ia merasakan keteduhan yang begitu menentramkan.

Berbagai kecemasan, kegelisahan, perasaan kesepian, depresi, serta berbagai gejala depresi akibat bipolar syndrome tiba-tiba lenyap.

Ia merasa memiliki seorang sahabat yang memahami mengapa ia demikian adanya.

Semenjak itulah, keadaan suaminya jauh lebih baik. Demikian pula dengan kondisi rumah tangga mereka. Lebih baik daripada sebelumnya.

Perasaan diterima dan persabatan merupakan inti dari penyembuhannya.


Tips Menangani Penderita Bipolar

 Berikut ini beberapa tips bila Anda hidup dengan penderita bipolar.

  • Anda harus beradaptasi, karena penderita bipolar tidak dapat beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Jangan terbawa emosi.
  • Miliki kemampuan mendengarkan. Biarkan mereka bercerita dengan tenang di sisi Anda.
  • Jadilah teman yang baik.
  • Ciptakan lingkungan yang penuh kedamaian dan kasih sayang. 
  • Ajak penderita melakukan aktivitas yang mengeluarkan keringat, misalnya dengan olah raga berat. 
  • Pahami waktu-waktu maniak dan depresi mereka. 
  • Jangan putus semangat mereka, tetapi dukunglah apa yang menjadi passionnya. 

photo credit: www.imgarcade.com




Sponsor
Previous
Next Post »