Puisi Cinta Sejati

 

Sebuah Tanda Cinta Sejati 

Angin berhembus sangat perlahan. Pagi telah pecah. Dan kabut tipis melayah-layah di atas pepohonan. Sekali lagi kurasakan angin berhembus. Betapa harum...

Aku dapat merasakan getar-getar cinta berkelindan di antara derai angin. Mungkin ia membawa butiran rindu dari hatimu. Dan membisikannya ke dalam dadaku.

Dan rindu darimu itu begitu jelita. Seperti kuncup bunga yang hendak merekah indah. Akankah kau biarkan tumbuh bersemi, di hati milikku yang satu-satunya ini?

Wahai jelitaku.
Ketika malam menurunkan jubah kegelapan, aku termenung seorang diri di pembaringan. Kuletakan kepalaku di bantal, namun mataku tiada terpejam. Aku tersenyum sendiri saat bayang-bayangmu datang menghampiri.

Telah lama kita berjumpa. Hati ini menyentuh hatimu. Engkaupun tahu tentang itu. Meski tak sepatah katapun terucap, jiwa ini bergetar saat berdekatan. Sebuah tanda cinta telah diungkapkan kepadaku juga kepadamu.


Gadis Impian

Gadis yang mana
Cantik berseri menawan hati

Gadis yang mana
Menautkan rindu dalam kalbu

Itulah dirimu, gadis pemetik setangkai cintaku.

Hati yang mana tiada tertawan indah pribadimu; pada teduh tatap matamu, dan keagungan akhlakmu.

Sponsor
Previous
Next Post »