Perencanaan Keuangan: Belanja Efektif

MICROGIST. Menurut data terakhir yang dilansir Kompas Group, kesadaran akan perencanaan keuangan di Indonesia sudah semakin meningkat. Kabar ini tentunya sangat baik. Karena perencanaan keuangan merupakan pondasi untuk bangunan finansial.

Kesadaran akan perencanaan finansial nampaknya menggembirakan. Karena masyarakat lebih melek finansial dan menjadi konsumen cerdas. Dengan begitu diharapkan tingkat kesejahteraanpun meningkat.

Salah satu hal yang tidak boleh dilupakan dalam perencanaan keuangan adalah belanja efektif. Bagaimana kebiasaan belanja menjadi Anda lebih produktif?


Anggarkan Uang Belanja

Anda pasti sudah dapat mengira-ngira berapa besar uang belanja yang harus dikeluarkan, baik dalam jangka waktu mingguan maupun bulanan.

Bagaimana menganggarkan uang belanja secara efektif? Buatlah daftar kebutuhan Anda. Jika Anda belum bisa menghitungnya, letakan selembar kertas di dinding. Tulislah barang kebutuhan begitu Anda kehabisan. Misalnya stok diterjen, sabun, minyak goreng, dan sebagainya.

Di akhir bulan Anda akan mengetahui seberapa besar sebenarnya anggaran yang harus dialokasikan untuk uang belanja. Bawa daftar tersebut ketika Anda berbelanja.


Belanja Kebutuhan Anda

Ketika belanja, setialah dengan daftar belanja Anda. Gunakan uang belanja hanya untuk yang sudah direncanakan. Bagi mereka yang belum terbiasa memang agak sedikit sulit.

Pajangan barang-barang yang ditata sedemikian indah dan rapi, membuat mata tergoda meliriknya. Kemudian hati mulai bergejolak. Dan pikiran mengatakan, "Saya perlu membeli itu..."

Untuk itu keteguhan hati sangat penting. Karena masalahnya bukan sekedar belanja atau tidak, lebih dari itu Anda sedang membentuk kebiasaan baik.


Belanja Berdasarkan Area

Sebenarnya ada kemudahan ketika berbelanja di supermarket. Anda dapat belanja sesuai dengan area. Misalnya area sabun dan kebutuhan kebersihan lainnya. Area kebutuhan dapur. Dan beberapa area lainnya.

Mulailah dengan satu area. Daftar belanja berdasarkan area tersebut memudahkan dan juga sangat efesien. Waktu berbelanja lebih cepat. Anda tidak perlu berputar-putar. Karena semakin berputar-putar melihat pajangan barang, mungkin saja membuat Anda tergoda mengambil barang lain yang tidak penting.


Evaluasi Apakah Sesuai Dengan Perencanaan Keuangan

Langkah terakhir, jangan lupa dengan evaluasi. Tindakan ini cukup dengan melihat kembali anggaran belanja dengan uang yang dikeluarkan. Apakah melebihi anggaran ataukah kurang dari itu.

Apabila nominal di struk belanja lebih kecil daripada anggaran, maka itu bisa dikatakan baik. Artinya Anda sudah mengurangi uang belanja. Ini bisa dikatakan penghematan.


Sponsor
Previous
Next Post »