Cara Mudah Mengatur Keuangan: Penerapan Psikologi

Bagaimana cara mengatur keuangan secara mudah?MICROGIST -- Pernahkah Anda kesulitan mengatur keuangan? Ya, beberapa orang memang berbakat kesulitan mengatur keuangan. Masalahnya bukan pada seberapa besar pemasukannya, tetapi kecilnya kemampuan menahan pengeluaran.

Syahwat belanja terkadang lebih besar daripada rasionalitas. Terlebih bagi mereka yang mengalami gangguan psikis, seperti bipolar disorder. Maka mereka bisa hinggapi penyakit akut shopingitis. Lalu bagaimana cara agar Anda mudah mengatur keuangan?

Mengatur Keuangan Adalah Psikologis, Bukan Strategi 

Pada dasarnya mengatur keuangan merupakan masalah psikologis. Inilah yang seringkali disalahpahami oleh kebanyak orang. Sehingga ada yang frustasi, karena meskipun menerapkan berbagai tipis cara mengatur keuangan, tetap saja tidak efektif.


Prioritas


Your actions express your priorities. Pertama-tama kita memang harus mengetahui apa prioritas kita sesungguhnya. Setidaknya buatlah lima daftar prioritas Anda. Dengan begitu Anda dapat melihat mana yang penting mana yang tidak penting.

Prioritas itu bisa berupa pencapaian bulanan ataupun tahunan. Misalnya Anda ingin belajar investasi di bidang properti. Dengan sendirinya Anda bisa mengatur cash flow Anda. Atau memprioritaskan untuk dana pendidikan anak-anak. Atau ingin tabungan Anda mencapai nominal tertentu.

Setialah pada target tahunan Anda. Misalnya tahun ini harus mampu mempunyai pemasukan dari pasif income, umpamanya dengan mempunyai rumah kontrakan. Jika Anda benar-benar jujur dengan keinginan tersebut, dengan sendirinya Anda dapat menyisihkan uang untuk itu.


Pengeluaran Rutin

Anda pasti tahu dengan besarnya pengeluaran rutin. Biasanya pengeluaran rutin ini dapat dilihat dalam term per bulan. Alokasikan dana untuk pengeluaran rutin dan jangan ganggu gugat dana tersebut. Karena mau tidak mau Anda harus mengeluarkannya. Hitunglah, misalnya, beban listrik, tagihan PDAM, konsumsi, dan transport.


Dana Darurat

Tidak semua orang terbiasa menyediakan dana darurat. Padahal kita tidak pernah tahu berbagai kemungkinan. Pengeluaran yang tidak diduga bisa terjadi kapan saja. Entah itu untuk biaya pengobatan karena sakit, ataupun karena hal lainnya.

Berbicara tentang dana darurat, optimalnya Anda menyediakan sejumlah tiga kali lipat dari pengeluaran Anda sebulan.


Ubah Psikologis Anda

Jika Anda merasa kesulitan dalam mengatur keuangan?  Cobalah dengan memulai investasi. Anda dapat berinvestasi apa saja, tetapi dinilai cukup aman. Contohnya investasi emas dan tanah.

Orang-orang yang mengenal investasi biasanya lebih menghargai uang mereka. Dalam arti mereka tidak akan menghamburkan uang untuk hal-hal yang kurang, bahkan tidak penting. Dengan berinvestasi mereka menyadari bahwa sesungguhnya uang dapat bekerja untuk dirinya.

Belilah sebidang tanah, nanti tanah itu selalu bekerja untuk Anda meskipun Anda tidak melakukan apa-apa. Kenaikan harga tanah yang terjadi dari waktu ke waktu merupakan cara kerja dari investasi tanah.

Cara ini sangat ampuh untuk mengubah mental dari seorang shopingitis menjadi seorang bermindset investor. 

Sponsor
Previous
Next Post »