Pondasi Kokoh Membina Rumah Tangga Bahagia


Apa saja rahasia membina rumah tangga bahagia dan harmonis?
Microgist. Tips-tips membina rumah tangga bahagia banyak bertebaran, khususnya di dunia maya. 

Mulai dari yang berhubungan dengan kepribadian, pengelolaan emosi, bahkan tips-tips bercinta. 

Apa sebenarnya kunci utama dalam membina rumah tangga bahagia

Kunci sebenarnya berada pada kondisi kejiwaan Anda. Apakah jiwa Anda tentram, cemas, gundah, bahagia, dan lain sebagainya.

Sehebat apapun tips-tips membina rumah tangga bahagia, akan sulit diterapkan seandainya jiwa Anda memang dipenuhi kecemasan. 

Sebaliknya, mereka yang memiliki jiwa sedemikian teduh tidak menghadapi kesulitan dalam membina rumah tangga bahagia. 

Kondisi hati-lah yang sesungguhnya menentukan apakah rumah tangga bahagia atau tidak. Kondisi hati yang cemas membuat pikiran penuh gundah juga. Akan sulit menerapkan berbagai tips membangun rumah tangga harmonis jika hati gundah.

Rupanya perasaan-perasaan kita lebih kuat memancar dibandingkan pola pikir. Action kita juga tergantung pada kondisi hati. 

Hati yang teduh dengan sendirinya membuat seseorang tampak lebih tenang, begitu pula dengan seluruh tindakannya. 

Andapun pasti pernah merasakannya. Tatkala hati tenang, masalah sebesar apapun tidak membuat panik. Kita menghadapinya penuh keyakinan. Ada suara dari dalam yang mengatakan bahwa segalanya pasti bisa diatasi. 

Sebaliknya manakala hati gundah gulana, hal sepele sekalipun dapat menjadi masalah besar. Cara-cara kita menyelesaikannyapun justru memperbesar masalah tersebut. 



1. Tingkatkan Kematangan Spiritual

Berbagai studi menunjukan bahwa orang yang mendedikasikan hidupnya untuk selain dirinya sendiri akan merasa lebih bahagia. Anda pasti sering mendengar bagaimana seorang anak berjuang memperbaiki kondisi ekonomi orang tuanya. 

Bagaimana perasaannya? Ya, anak tadi yang berjuang keras membahagiakan orang tuanya merasakan telaga kedamaian di relung hatinya. Itulah yang dimaksud dengan tidak mendedikasikan hidup untuk diri sendiri. 

Sebaliknya orang egois kesulitan mendapatkan kebahagiaan. Orang yang selalu memikirkan dirinya sendiri sangat berbakat untuk mengeluh.

Maka dari itu, memberikan hidup ini untuk Tuhan merupakan cara melepaskan diri dari cengkraman diri sendiri dan menuju telaga penuh kedamaian. 

Melakukan ritual yang menyegarkan spiritual merupakan salah cara mengisi hati dengan semaian ketentraman. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Austin Institute, orang-orang yang religius lebih bahagia. Hati yang bahagia dengan sendirinya akan menular dalam kehidupan rumah tangga. Penelitian lainnya mengungkapkan religiusitas seseorang menentukan kepuasan seksual. 



2. Perhatikan Mindset Anda


Tidak dipungkiri mindset sangat menentukan. Mindset yang salah akan menghasilkan action yang salah. Mindset yang benar menghasilkan action yang benar. 

Sebelumnya pernah dibahas pada artike berjudul 3 Dimensi Merajut Rumah Tangga Harmonis. Pada artikel tersebut dicontohkan sebuah mindset berpikir dalam rumah tangga. 

Tiga dimensi itu adalah: menerima apa adanya, mencintai sepenuhnya, dan menyempurnakan sebisanya. 

Tiga langkah tersebut merupakan langkah proaktif, bukan reaktif. Sehingga semua kendali keadaan sebenarnya berada di tangan Anda. Bukan Anda yang dikendalikan oleh keadaan. 
  

3. Terapkan Tips Rumah Tangga Bahagia Bertahap

Pada dasarnya ketika hati Anda sudah merasakan keteduhan, berbagai tips mengenai rumah tangga bahagia dengan sendirinya Anda lakukan. 

Tetapi jika dirasa perlu, maka Anda dapat menerapkan berbagai tips membangun rumah tangga bahagia secara bertahap. 

Jangan terlalu memaksakan. Rumah tidak dibangun dalam satu malam. Apalagi rumah tangga bahagia, perlu waktu untuk menggapainya. 




Sponsor
Previous
Next Post »